Weekly post

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
  • 6 Aturan Makan Setelah Olahraga

    Meski sama-sama baru menyelesaikan olahraga, tentu kebutuhan nutrisi untuk atlet profesional berbeda dengan mereka yang hanya berolahraga dua kali dalam seminggu. Namun, yang pasti setelah berolahraga, tubuh membutuhkan makanan sehat untuk mengembalikan kondisi tubuh yang lelah setelah berolahraga.
    Cynthia Sass, MPH, RD, ahli nutrisi olahraga mengungkapkan, ada enam aturan yang perlu diikuti untuk mencegah Anda makan berlebih setelah olahraga, agar olahraga yang Anda lakukan tak sia-sia.



    1. Makan setelah 30-60 menit olahraga
    Jika Anda melakukan latihan fisik yang berat, cobalah untuk makan makanan “pemulih” secepatnya. Olahraga memberi tekanan pada otot, sendi, dan tulang, selain itu tubuh Anda juga menggunakan nutrisi selama latihan.
    Sehingga, makanan setelah olahraga berguna untuk mengembalikan apa yang telah hilang dari tubuh Anda, dan menyiapkan kembali bahan baku untuk proses pemulihan dan penyembuhan.
    Bahkan, proses pemulihan tersebut memungkinkan Anda untuk melihat hasilnya dalam pembentukan kekuatan, daya tahan, dan jaringan otot. Jika pemulihan tidak maksimal bisa menyebabkan Anda melemah ketika melakukan olahraga berikutnya, bahkan bisa menyebabkan cedera.


    2. 
    Jangan hanya berpikir tentang protein
    Protein adalah pembentuk massa otot, jadi sangat penting mengonsumsinya setelah olahraga, tetapi makanan pemulih yang ideal juga harus mengandung lemak baik (untuk pemulihan otot-otot dan sendi), serta diperkaya berbagai nutrisi sehat.
    Makanan tersebut akan melengkapi kembali nutrisi yang hilang dan menyediakan energi sebagai bahan bakar untuk metabolisme pasca olahraga. Makananan pasca olahraga yang baik untuk dikonsums adalah smoothie yang dibuat dari protein kacang yang dicampur dengan buah, sayuran hijau, butter almond atau minyak kelapa, gandum atau quinoa, atau telur dadar yang dibuat dengan satu telur organik dengan tambahan 3 putih telur dicampur dengan sayuran, alpukat, dan kacang hitam.


    3. Bersikap wajar
    Ungkapan “Anda adalah apa yang Anda makan” memang benar adanya. Nutrisi dari makanan yang Anda makan adalah dasar dari struktur, fungsi, dan kesatuan setiap sel-sel Anda. Tubuh Anda akan terus memperbaiki, menyembuhkan, dan membentuk kembali dengan sendirinya, dan seberapa sehat sel-sel baru Anda secara langsung ditentukan oleh seberapa baik makanan yang Anda makan.
    Singkatnya, tubuh Anda pada dasarnya merupakan sebuah konstruksi besar ajaib yang tak berhenti bekerja 24 jam selama 7 hari.
    Jadi, menghindari makanan yang sulit dicerna dan mengonsumsi makanan-makanan sehat kaya nutrisi, sangat bisa membantu Anda mendapat hasil maksimal dari seluruh kerja keras Anda, termasuk sel-sel yang berfungsi lebih baik dan menurunkan risiko penuaan dini, cedera, dan penyakit.



    4. Seimbang
    Jika menurunkan berat badan salah satu tujuan Anda, penting untuk tidak berharap terlalu tinggi, seberapa banyak makanan tambahan yang Anda butuhkan untuk mengganti kalori yang terpakai selama berolahraga.  Bahkan, jika Anda makan dalam satu jam setelah menyelesaikan olahraga, Anda sebenarnya juga tidak membutuhkan makanan ringan lagi pasca-olahraga.


    5. 
    Terhidrasi kembali
    Jika anda berkeringat sangat banyak atau latihan Anda berlangsung lebih dari 60 menit, Anda perlu mengonsumsi minuman olahraga dibandingkan air biasa selama latihan berlangsung.
    Minuman ini dirancang untuk membuat Anda tetap terhidrasi dengan baik, tetapi juga mengandung elektrolit untuk menggantikan cairan yang telah hilang dari tubuh Anda (seperti sodium yang membuat keringat asin dan potassium yang membantu mengatur irama jantung).
    Jika olahraga Anda tidak terlalu berat, sebentar, dalam suhu terkontrol, atau tidak terlalu berkeringat, minum air biasa sudah cukup.
    Aturan umumnya adalah minum dua cangkir cairan dalam dua jam sebelum berlatih, dua cangkir lagi 15 menit sebelum latihan, dan setengah cangkir setiap 15 menit selama latihan.
    Setelah latihan, minum dua cangkir (16 ons) untuk setiap berat badan yang hilang, dan perhatikan warna urin Anda. Jika Anda terhidrasi dengan baik, seharusnya berwarna pucat.

     6. Perhatikan asupan alkohol Anda
    Alkohol dalam jumlah sedang tak masalah, tetapi pastikan makan terlebih dahulu sebelum memulai proses pemulihan. Juga, penting untuk mengetahui bahwa alkohol telah terbukti mempercepat penurunan massa otot pasca-latihan dan hilangnya kekuatan otot sebanyak 40%.
    Hal ini juga dapat mengganggu proses pengisian glikogen dan penyimpanan karbohidrat yang Anda sediakan di otot Anda sebagai energi “tabungan”. Kekurangan glikogen bearti juga kurangnya daya tahan tubuh selama latihan Anda berikutnya.

    Setelah berolahraga hendaknya makan-makanan seperti yang telah dianjurkan diatas. Aturan makanan setelah berolahraga hendaknya diperhatikan. Artikel diatas tentang aturan makan setelah berolahraga semoga bermanfaat. 
  • Burnout, Bisa Jadi Tahap Awal Depresi

    Dalam menjalani kegiatan sehari-hari seperti bekerja, kita kerap mendapati berbagai masalah yang mungkin saja dapat menjadi penghambat atau kendala. Diantara banyaknya masalah dalam pekerjaan, tahukah Anda bahwa salah satunya adalah burnout? Burnout adalah suatu kondisi dimana seseorang merasa stres dan lelah, karena pekerjaan yang dijalani. "Burnout adalah awal dari depresi," begitu kata seorang psikolog di University of California Berkeley.
    Seperti yang dilansir dari prevention.com, burnout terjadi karena kelelahan yang berlebih hingga menyebabkan hilangnya gairah dalam bekerja.
    Michael Leiter, PhD seorang psikolog organisasi dari Acadia University di Kanada mengungapkan ada 3 kriteria dari burnout, yaitu exhaustion, cynicism dan inefficacy.
    Kelelahan (exhaustion) pada seseorang yang sedang burnout dapat berupa fisik maupun mental, sehingga sulit untuk berpikir jernih dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya.
    Selain itu, tidak adanya koneksi secara emosional dengan rekan kerja juga menjadi penyebab munculnya burnout dan ini termasuk kriteria cycinism. Mereka cenderung menarik diri dan tidak bersosialisasi dengan rekan kerja yang lain.
    Dan yang terakhir adalah hilangnya kepercayaan diri dalam bekerja, sehingga tidak efektif dalam melakukan suatu pekerjaan.

    Yang harus dilakukan jika mengalami burnout?
    Leiter menganjurkan untuk melakukan terapi perilaku kognitif (CBT) dan mengonsumsi obat. Seorang terapis akan membantu Anda untuk mengidentifikasi masalah yang ada di pekerjaan. Mulai dari managemen yang buruk atau harapan yang tidak sesuai.
    Cara lain yang bisa dilakukan adalah, bertemu dengan orang baru dan mengubah cara dan gaya berkomunikasi dengan rekan kerja. Sehingga, mereka juga mudah berkomunikasi dengan Anda. (Mutha Zulfa)

    Dengan demikian anda harus menjaga kesehatan anda agar terhindar dari Burnout. Itulah sedikit ulasan mengenai Burnout, bisa jadi tahap awal Depresi. Semoga artikel Burnout, bisa jadi tahap awal Depresi bisa berguna. 
  • Rasa Bahagia Bikin Tubuh Sehat

    Selama 50 tahun terakhir, para ilmuwan telah menemukan tubuh dan pikiran bukan cuma terhubung, tapi juga terjalin sangat erat dan saling memengaruhi. Berbagai studi juga mengungkap kaitan antara otak, pikiran, dan sistem imun. Salah satunya menyebutkan, orang yang sering stres lebih rentan menderita flu.
    Kondisi emosional seperti stres, takut, atau rasa marah, akan mengirimkan sinyal ke kelenjar utama di tubuh untuk melepaskan hormon tertentu, misalnya kortisol, adrenalin, dan epineprin.

    Hormon tersebut membuat sel-sel selalu siap berjaga dan tidak beristirahat. Jika kita memang menghadapi ancaman (di zaman purba misalnya menghadapi binatang buas) kondisi waspada itu berguna. Tapi di kehidupan modern ini justru merugikan. Hasilnya, kemampuan tubuh melawan penyakit dari luar berkurang, dan tekanan darah ikut meningkat.

    Berbahagialah

    Selain melepaskan hormon stres, tubuh kita juga bisa mengeluarkan hormon untuk meningkatkan kekebalan tubuh, terutama saat kita merasa gembira atau rileks. Hormon itu misalnya serotonin, dopamin, relaxin dan oksitosin.

    Banyak aktivitas sehari-hari yang bisa membuat tubuh dibanjiri hormon itu, mulai dari berolahraga untuk melepaskan ketegangan emosi, tertawa lepas dengan teman, atau bermain-main dengan hewan kesayangan.

    Kekebalan tubuh yang terjaga adalah kunci melawan penyakit, termasuk kanker. Oleh karenanya cobalah untuk meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang membuat rileks.  Semoga artikel tentang Rasa Bahagia Bikin Tubuh Sehat ini bermanfaat.
  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    ONE FOR ALL GRASOFIVE Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan